Sementara itu, pertumbuhan kredit hingga akhir Desember 2012 mencapai 23,1 persen (yoy), meningkat dari 22,3 persen (yoy) pada bulan sebelumnya.
Demikian juga dengan kredit modal kerja tumbuh cukup tinggi sebesar 23,2 persen (yoy) dan kredit investasi tumbuh stabil pada level yang tinggi sebesar 27,4 persen (yoy), dan diharapkan dapat meningkatkan kapasitas perekonomian nasional.
“Sementara itu, kredit konsumsi tumbuh sebesar 20,0 persen (yoy),” pungkas dia.













