Menlu menjelaskan, pihaknya juga sudah menyampaikan kepada otoritas di Malaysia bahwa tim Basarnas siap apabila memang dibutuhkan. “Saya juga sudah berkomunikasi dengan polisi kita, bahwa tim DVI kita juga siap untuk membantu apabila diperluka,” tegasnya.
Tim SAR dari Malaysia juga telah dikerahkan di perairan kecelakaan itu terjadi, terdiri dari tujuh kapal dari Agensi Penguatkuasaan Maritim Malyasia, tiga kapal dari Angkatan Laut Malaysia, satu kapal dari Polisi Diraja Malaysia, dan tiga pesawat terbang.
Kapal kayu yang tenggelam itu berukuran kecil, sekitar 15 meter panjang dan tiga meter lebar, dan tenggelam hanya 10 mil laut dari pantai Sabak Berenam, negara bagian Selangor, Malaysia, dengan dugaan penyebab kelebihan muatan.
Menurut nelayan Malaysia muatan kapal saat itu 100 orang penumpang padahal kapasitas kapal maksimal 70 orang. Nelayan setempat melaporkan kecelakaan maut itu pada pukul 10.30 waktu setempat














