“Presiden secara prinsip setujui Indonesia partisipasi ke proyek tersebut. Dan diberikan tugas kepada Danantara untuk melakukan kajian dan tindak lanjut investasi tersebut,” kata Airlangga.
Selain Lotte, beberapa perusahaan lain juga menyampaikan laporan mereka.
KB Financial Group, yang menangani Bank Bukopin, melaporkan bahwa operasional mereka sudah menguntungkan selama empat tahun berturut-turut di Indonesia.
Hyundai Motor Group juga disebutkan berjalan dengan kinerja operasi yang relatif baik.
Sementara itu, POSCO Holdings menyampaikan rencana kerja sama lanjutan dengan Krakatau Steel melalui proyek Pohang Steel.
“Mereka akan masuk fase kedua dengan roadmap kapasitas produksi hingga 10 juta ton. Fase pertama telah selesai, dan fase kedua akan mengintegrasikan operasi mereka lebih dalam lagi,” ujar Airlangga.
Investasi di sektor lainnya juga berkembang. EcoPro, misalnya, telah menanamkan hampir 500 juta dolar AS di Morowali untuk membangun fasilitas produksi katoda prekursor dan smelter nikel.
Sementara itu, KCC Glass Corporation, yang sudah berinvestasi di kawasan industri Batang, melaporkan rencana ekspansi mereka.
Berikut daftar perwakilan perusahaan Korea Selatan yang hadir dalam pertemuan tersebut:
1. Dong Bin – Lotte Corporation
2. Chang Beom – Federation of Korean Industries (FKI)
3. Jae Keun – KB Financial Group
4. Sung – Hyundai Motor Group
5. Sung Lae – POSCO Holdings
6. Chea Bum – Hanwha General Insurance
7. Chun Sung – LX International
8. Sanghyun – LOTTE Shopping
9. Jin Soo – SPC Group
10. Young Joo – Chong Kun Dang Pharm
11. Ho Jun – EcoPro
12. Jong Oh – KCC Glass Corporation
13. Han Sang – KBI Group
14. Seung Joo – SK Plasma
15. Chai Ho – LS MTRON
16. Young Joo – Poongsan Corporation
17. Hee Joon – HD Hyundai XiteSolution
18. Joo Wan – MegazoneCloud
19. Young Jun – LOTTE Chemical Corporation












