Meski begitu, total volume penjualan konsolifasi SMGR hingga kuartal ketiga ini memang mengalami penurunan dibanding tahun lalu (year on year) sebesar 1,9 persen. Saat ini, total penjualan mencapai 20,29 juta ton. Sementara di tahun lalu sebesar 20,69 juta ton.
Menurunnya pertumbuhan di semester I-2015 berpengaruh terhadap produksi konsumsi semen dalam negeri yang mengalami penurunan sebesar 0,9 persen atau 42,58 juta ton dibanding priode yang sama tahun lalu sebesar 42,99 juta ton. “Dengan kondisi itu, laba bersih perseroan turun 21,6 persen menjadi Rp3,20 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp4,08 triliun,” pungkas dia. (TMY)












