JAKARTA-Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus berupaya menggenjot ekspor komoditas ke luar negeri. Salah satu negara potensial yang menjadi tujuan ekspor adalah Turki. Bahkan pada 2019 nanti, target ekspor ke Turki menjadi USD 3,87 miliar atau meningkat 160% dibanding ekspor pada 2014 lalu sebesar USD1,45 miliar. “Kami optimis, angka ekspor ke Turki naik,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag, Nus Nuzulia Ishak saat menerima kunjungan 20 pengusaha Turki di kantor Kementerian Perdagangan, di Jakarta, Senin (23/3).
Para pengusaha Turki dipimpin langsung oleh Ketua Kadin Istanbul, Murat Yalcintas. Kerja keras Ditjen PEN dalam membangun buying mission dengan Turki ini berkat sinergi dengan Konsulat Jenderal RI di Istanbul, Turki.
Nus berharap, buying mission yang dilakukan secara rutin oleh Kemendag ini mampu membangun kerja sama perdagangan dan investasi antara kedua negara. Itu sebabnya, Nus juga melibatkan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), asosiasi, kementerian/lembaga lain, dan Kadin. “Buying mission ini sebagai salah satu upaya untuk menangkap peluang eskpor dan ajang promosi produk Indonesia kepada buyers yang diharapkan dapat mengarah pada kerja sama perdagangan dan investasi di Indonesia,” ungkapnya.














