Tapi Kunta mengingatkan bahwa masih ada beberapa permasalahan global yang masih perlu diwaspadai, terutama mengenai kasus harian yang semakin dan juga akses vaksin yang mungkin belum merata termasuk adanya embargo dari India yang membuat distribusi vaksin mulai ada kendala.
Selain itu, ada beberapa sektor yang secara kontak intensifnya masih sulit pulih juga termasuk sektor hotel/restoran, adanya kemungkinan normalisasi kebijakan moneter AS lebih cepat, proteksionisme, dan juga pemulihan ekonomi global yang tidak merata.
“Dengan kondisi ini kami tetap optimis bahwa Indonesia pertumbuhan ekonominya sudah konsisten dan juga menunjukkan pemulihan sangat solid. Tapi ini juga perlu (kewaspadaan) untuk menghadapi tadi resiko-resiko yang masih ada. Kita akan terus mengendalikan pandemi, memperkuat recovery dan juga memperkuat reformasi,” kata Kunta.
Terakhir, Kunta tidak lupa mengajak masyarakat agar senantiasa menjaga disiplin protokol kesehatan karena pemulihan kesehatan dan ekonomi nasional sangat bergantung pada pengendalian pandemi.
Pemerintah terus melanjutkan vaksinasi, menangani kasus pandemi, dan menguatkan 3M-3T agar jumlah kasus Covid-19 tetap terkendali.















