JAKARTA – PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) sepanjang 2021 mencatatkan rugi bersih mencapai Rp200,22 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 128,72 persen (year-on-year).
Berdasarkan laporan keuangan SSIA yang dikutip Selasa (31/5), jumlah pendapatan perseroan selama tiga bulan pertama tahun ini tercatat menurun menjadi Rp2,35 triliun dari Rp2,95 triliun pada Kuartal I-2021.
Namun pada Kuartal I-2022, SSIA mampu menekan jumlah beban langsung menjadi sebesar Rp1,84 triliun dari Rp2,31 triliun di Kuartal I-2021.
Sehingga, laba bruto perseroan selama tiga bulan pertama tahun ini menjadi sebesar Rp517,02 miliar.
Sementara itu, rugi sebelum pajak penghasilan SSIA untuk periode yang berakhir 31 Maret 2022 tercatat sebesar Rp196,43 miliar atau jauh lebih tinggi dibanding periode yang sama di 2021 senilai Rp100,25 miliar.
Dengan adanya manfaat pajak penghasilan di Kuartal I-2022 yang sebesar Rp5,26 miliar, maka rugi tahun berjalan yang dicatatkan SSIA menjadi sebesar Rp191,17 miliar.













