“Oleh karena itu, salah satu topik mengenai disaster risk management, baik itu dalam bentuk dialog maupun inisiatif pendanaan dan bagaimana koordinasi di level negara maupun support internasional, termasuk dalam hal ini pengenalan munculnya instrumen asuransi akan menjadi salah satu topik yang akan dibahas di dalam Annual Meeting ini,” ungkap Sri Mulyani.
Mengenai materi acara Annual Meeting itu sendiri, Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengemukakan, ada yang sifatnya adalah core, dan ada yang sifatnya merupakan acara yang dilakukan berbagai institusi, termasuk ada forum parlemen dan CSO, NGO, dan CSR, yang akan dilakukan pada Minggu, tanggal 7-9 Oktober.
Selain itu, juga akan ada civil society forum pada 8-10 Oktober, yang akan membahas dan di situ berbagai isu-isu yang menjadi perhatian dari CSO.
Menurut Menkeu, pemerintah akan melakukan persiapan untuk meningkatkan tidak hanya pembahasan mengenai topik-topik yang penting bagi Indonesia, tapi juga bagi dunia karena suasana pada saat terjadinya Annual Meeting ini bersamaan dengan dinamika ekonomi global yang sekarang ini meningkatkan risiko bagi banyak negara-negara di dunia.
Oleh karena itu, lanjut Menkeu, pembahasan antara policy maker di dalam membahas perkembangan ekonomi dunia termasuk dalam hal ini normalisasi kebijakan di Amerika Serikat, trade war, dan juga berbagai isu yang menyangkut perubahan teknologi climate change itu akan menjadi topik-topik yang dibahas di dalam Annual Meeting ini.















