“Pencegahan bahaya narkoba harus dilakukan dengan cepat, humanis, dan terukur. Kita tidak boleh hanya berbicara pada tataran wacana, tetapi harus menghadirkan program nyata yang menyentuh langsung generasi muda di sekolah, kampus, dan komunitas.”
Ia menambahkan bahwa pendekatan yang digunakan harus bersifat kolaboratif, melibatkan keluarga, lembaga pendidikan, komunitas, serta berbagai elemen masyarakat.
Sinergi dan Kesamaan Visi
Roman Sibuea menyampaikan bahwa dirinya sangat memahami pergerakan dan perjuangan yang dilakukan oleh Gaharu Nusantara Bersinar, mengingat beliau pernah berada dalam organisasi tersebut dan berjuang bersama dalam berbagai program sosial.
“Saya memahami DNA perjuangan GNB. Gerakan ini lahir dari kepedulian nyata terhadap generasi muda. Karena itu, sinergi antara KGB dan GNB adalah langkah strategis untuk memperluas dampak,” ujar Roman Sibuea.
Kolaborasi ini akan difokuskan pada kampanye edukasi anti narkoba, pencegahan bullying di lingkungan pendidikan, serta program pendampingan untuk mengatasi ketertinggalan pendidikan melalui pelatihan, literasi digital, dan pemberdayaan UMKM bagi keluarga terdampak.
GNB: Melek Politik, Tetap Independen
Dalam kesempatan tersebut, Vernando Sihombing juga menegaskan bahwa GNB bukanlah organisasi yang anti politik. Justru sebaliknya, GNB mendorong seluruh anggotanya untuk memiliki kesadaran dan literasi politik yang baik.












