JAKARTA-Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengungkapkan sudah ada 36 Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) minyak dan gas bumi yang menerapkan kontrak bagi hasil skema Gross Split hingga akhir tahun 2018 dengan komitmen investasi migas naik signifikan.
“Hari ini seperti yang dijanjikan adalah kado akhir tahun untuk bidang migas. Jumlah WK yang menggunakan gross split tahun ini sebanyak 36,” jelas Arcandra saat mengumumkan pemenang penawaran wilayah kerja migas kantor Kementerian ESDM, Kamis (27/18).
Pada kesempatan itu diumumkan 3 pemenang lelang WK Migas tahap III tahun 2018, yaitu WK South Andaman, WK Sakakemang dan WK Maratua.
Selain itu, Wamen Arcandra juga menyampaikan keputusan pengelolaan blok migas terminasi 2023 yaitu WK Rimau yang dioperatori oleh Medco E&P dengan menggunakan skema kontrak gross split.
Perlahan, skema bagi hasio gross split makin menunjukkan kemajuan yang begitu signifikan. Total, sudah ada 14 blok eksplorasi, 21 blok regular dan 1 blok amandemen yang telah beralih menggunakan sistem gross split.
Dari 36 blok tersebut, Pemerintah telah mengantongi investasi migas sebesar USD 2,13 miliar dan bonus tandangan tangan sebesar USD 895,4 juta.














