Meskipun kinerja ekspor nonmigas mengalami penurunan selama Januari-Februari 2015, ekspor ke beberapa negara mengalami peningkatan yang menggembirakan seperti ke Swiss naik lebih dari 40 kali lipat, Pakistan naik 47,7% YoY, Taiwan (17,9%), India (17,6%), Arab Saudi (15,6%), Vietnam (6,4%), dan Malaysia (5,7%). Khusus untuk AS, selama tahun 2015, merupakan negara tujuan ekspor nonmigas terbesar, dengan pangsa hampir 10% dari total ekspor nonmigas Januari-Februari 2015. Pencapaian tersebut didukung oleh keberhasilan Indonesia menjadi penguasa pasar ekspor udang di AS dengan pangsa 23%, mengalahkan India, Ekuador, Vietnam, Thailand, dan Malaysia.
Menurut Rachmat Gobel, meski banyak komoditas mengalami pelemahan, ekspor sektor pertanian mengalami peningkatan pada Januari-Februari 2015, yaitu naik 2,4% menjadi USD 0,9 miliar. Sektor pertanian yang naik signifikan antara lain kopi, teh, dan rempah-rempah (naik 41,9%), bahan-bahan nabati (naik 84,1%), serta pohon hidup dan bunga potong (naik 16,0%). “Sektor pertanian masih menjadi unggulan ekspor di tengah melemahnya ekspor sektor lainnya,” jelas Mendag.














