ABM meyakini langkah perubahan kegiatan usaha ini akan memberi dampak positif kepada kinerja bisnis. Dengan memiliki sumber pendapatan yang lain, perusahaan akan dapat membiayai operasional tanpa harus tergantung kepada anak-anak usahanya. “Meski ada perubahan kegiatan usaha ABM, fokus ABM tidak pernah berubah yaitu membantu meningkatkan kinerja anak-anak usaha kami. Kami optimistis bahwa perubahan ini akan mendukung pendapatan terkonsolidasi Grup ABM, dan lebih lagi akan memaksimalkan usaha Perseroan dalam meningkatkan potensi pertumbuhan dari anak-anak usaha,” jelas Andi.
Sesuai yang direncanakan, dengan adanya perubahan kegiatan usaha Perseroan, ABM akan menambah satu departemen operasional di bawah Divisi Perencanaan Strategi dan Pengembangan usaha yang dibawahi oleh Direktur Strategi Korporat, Yovie Priadi dalam organisasi Direktorat Strategi Korporat. Pembelian pompa untuk proses dewatering ini adalah milestone awal dari langkah Perseroan menjadi perusahaan induk operasional. Mulai 2014, sebanyak 80 unit pompa tersebut akan siap disewakan oleh ABM kepada para pelanggan.












