TANGERANG-PT Angkasa Pura II Persero memperkirakan ada tiga waktu lonjakan penumpang pada peride Natal 2018 dan tahun baru 2019 kali ini.
Pada libur Natal 2018 ini, lonjakan itu terjadi pada 22 dan 23 Desember atau H-3 dan 2 natal, selanjutnya pada tanggal 28 dan 29 Desember 2018 untuk periode libur tahun baru 2019.
“Akhir tahun spikenya ada dua, kami perkirakan di atas tanggal 28 dan 29 itu akan terjadi spike ke dua, karena pergerakan masyarakat untuk libur akhir tahun. Spike ke tiga itu pada arus balik di perkirakan setelah tanggal 2 sampai 4 Januari 2019. Spike pertama itu kemarin tanggal 22 dan 23 Desember saat H-3 dan 2 Natal,” ucap Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhamad Awaludin, Rabu 26 Desember 2018 di konfirmasi.
Menurut Awaludin, jika dibanding periode yang sama tahun 2017 lalu, terjadi pola distribusi penumpang yang berbeda dengan angkutan penerbangan Natal tahun ini.
“Jadi kalau kita cermati, tahun ini lebih terdistribusi secara merata dibanding tahun sebelumnya, karena memang waktu libur yang terjadi cukup panjang. Anak sekolah sudah libur tanggal 14 dan 15 Desember, jadi mereka sudah terbang lebih awal,” ucap Awaludin.
Perbedaan pola inj juga terlihat dari, lonjakan pergerakan penumpang yang terjadi pada H-3 dan 2 Natal. Berbeda dengan tahun sebelumnya yakni di H-1 Natal.













