Sementara itu Boni Hargens menegaskan program Jokowi ini akan menjadi prioritas, karena merupakan terobosan dan komitmen besar pemerintah untuk mewujudkan perumahan rakyat. “Penciptaan perumahan rakyat ini sejalan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus membuka lapangan kerja,” tambahnya.
Hal yang sama disampaikan Ricky Sutanto yang juga sebagai Ketua Badan Koordinasi Perdagangan Internasional KADIN Indonesia itu, jika pemerintah dan pengusaha bersatu, maka semua bisa terwujud. “Masalah rumah ini terkait erat dengan keuangan atau gaji hidup layak (GHL) rakyat. Bukan UMR,” katanya.
Menurut Ricky, dengan GHL, Indonesia akan mengalami booming, peningkatan ekonomi sampai 2 % dari sebelumnya 5,3 %. Karena itu dibutukan Presiden RI yang setengah gila, setengah mati menyintai rakyatnya, dan diktator yang setengah mati. “Jadi, Pemerintah dan pengusaha harus bersatu untuk mewujudkan rumah layak itu melalui terlebih dahulu mewujudkan GHL,” ungkapnya. ***














