Selain itu, sebesar 30,83% digunakan untuk refinancing dan sisanya untuk modal kerja proyek Lintas Rel Terpadu (light rail transit/LRT) dan proyek infrastruktur lainnya.
Per September 2023, ADHI membukukan pendapatan sebesar Rp11,44 triliun, naik 25,36% dari Rp9,13 triliun pada periode sama 2022.
Dari pendapatan tersebut, emiten jasa konstruksi itu meraih laba Rp23,53 miliar pada Januari-September 2023, tumbuh 11,94% dibanding Rp21,02 miliar per September 2022.
Total asset ADHI per September 2023 mencapai Rp39,4 triliun, turun 1,42% dari Rp39,9 triliun per Desember 2022.
Adapun jumlah liabilitas dan ekuitas ADHI per September 2023, masing-masing Rp30,4 triliun dan Rp8,98 triliun. (ANES)












