JAKARTA – PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK), calon emiten di bidang perdagangan sistem proteksi kebakaran dan jasa sistem proteksi kebakaran berencana melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) sebanyak 750 juta saham dengan nilai nominal Rp20 per unit.
Menurut prospektus rencana penawaran umum perdana saham NAIK dikutip dari laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024), jumlah saham yang ditawarkan mencapai 23,08% dari modal disetor NAIK setelah IPO saham.
Harga perdana saham NAIK dibanderol Rp100-Rp107 per unit. Dengan demikian, calon emiten di bidang perdagangan sistem proteksi kebakaran dan jasa sistem proteksi kebakaran itu berpeluang mendapatkan tambahan modal sebesar Rp75 miliar sampai dengan Rp80,25 miliar.
Penawaran umum saham NAIK pada 04-06 November 2024.
Penjatahan saham NAIK, dan distribusi saham secara elektronik dilakukan pada 06 dan 07 November 2024.
Pencatatan saham NAIK di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 November 2024. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi PT MNC Sekuritas.
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Perdana Saham ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan untuk modal kerja Perseroan, termasuk namun tidak terbatas untuk pembelian material utama, material pembantu, material consumables, serta biaya gaji, lembur tenaga kerja, akomodasi serta mobilisasi tenaga kerja.














