JAKARTA-Lantaran masih adanya sejumlah saham yang bisa dibeli kembali dari target maksimal pelaksanaan buyback saham, PT ADRO melakukan perpanjangan periode pembelian kembali saham beredar hingga 23 Maret 2022.
Berdasarkan keterbukaan informasi ADRO yang dikutip Senin (27/12), perseroan memutuskan untuk memperpanjang pelaksanaan buyback saham selama tiga bulan ke depan.
Adapun surat ADRO kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait rencana perpanjangan periode buyback saham ini tercatat pada 24 Desember 2021.
ADRO memperpanjang jangka waktu pembelian kembali saham perseroan selama tiga bulan ke depan, karena telah berakhirnya periode buyback saham pada 26 Desember 2021, serta masih terdapat sejumlah saham yang dapat dibeli kembali sesuai ketentuan jumlah maksimal pembelian kembali
saham.
“Periode perpanjangan pembelian kembali saham perseroan selama kurun 24 Desember 2021 sampai 23 Maret 2022,” demikian disebutkan manajemen ADRO yang ditandatangani Corporate Secretary Adaro Energy, Mahardika Putranto.
Mahardika menyebutkan, ADRO berkeyakinan bahwa pelaksanaan buyback saham tidak akan memberikan pengaruh negatif terhadap kinerja dan pendapatan perseroan, karena saldo laba maupun arus kas ADRO yang tersedia saat ini sangat mencukupi untuk kebutuhan dana pelaksanaan buyback saham.












