“Jepang tetap menjadi pasar penting yang strategis bagi AFC,” ujar Banji Fehintola, Anggota Dewan Eksekutif dan Kepala Layanan Keuangan di AFC.
“Dukungan kuat dari para pemberi pinjaman Jepang dalam Samurai Loan terbaru kami menunjukkan besarnya keyakinan terhadap AFC serta kepercayaan yang kami bangun bersama para investor dalam beberapa tahun terakhir. Transaksi yang berhasil ini memperkuat dasar pendanaan kami dan memperluas jangkauan investor global seiring upaya kami untuk terus menggerakkan modal dengan tujuan mengatasi kesenjangan infrastruktur di Afrika,” terangnya.
Fasilitas baru ini diatur oleh mitra perbankan jangka panjang, yaitu Mizuho Bank, MUFG Bank, dan SMBC Bank International, yang bertindak sebagai Mandated Lead Arrangers dan Bookrunners.
Transaksi ini mendapat dorongan kuat dari rangkaian pertemuan pemberi pinjaman AFC yang berlangsung pada Konferensi Internasional Tokyo tentang Pembangunan Afrika (Tokyo International Conference on African Development/TICAD 9) pada bulan Agustus.
Sebagai wujud makin dalamnya hubungan dengan investor Jepang dan Asia, fasilitas ini juga mendatangkan sejumlah pemberi pinjaman baru yang bergabung dalam mendukung AFC untuk pertama kalinya, termasuk Bank of Taiwan, China Construction Bank Corporation, First Commercial Bank, Taiwan Business Bank, The Chiba Bank, The Shizuoka Bank, dan The Yamanashi Chuo Bank.














