Selain itu, Ahok juga berencana memasang sheetpile atau dinding turap di sana. Sama halnya seperti Masjid Luar Batang, Jakarta Utara. Hal itu dilakukan agar kompleks makam Mbah Priok tidak terkena banjir rob.
Dalam kesempatan itu pula Ahok berjanji akan kembali mengunjungi makam keramat Priok Al-Arif Billah Al-Habib Hasan bin Muhammad Al-Hadad atau makam Mbah Priok. Hal itu dilakukan setelah dia kembali aktif menjadi Gubernur DKI Jakarta atau selesai cuti kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017. “Saya akan datang resmi kembali setelah saya aktif sebagai gubernur. Ke sana dengan membawa pejabat terkait ke makam Mbah Priok,” kata pria yang akrab disapa Ahok itu kepada Kompas.com, Jumat (13/1).
Hari ini, Ahok memenuhi janjinya dengan kembali mengunjungi Makam Mbah Priuk dengan membawa pihak-pihak yang berwenang.
Konflik Pelindo dan Makam Mbah Priuk pernah memantik kerusuhan di era Gubernur Fauzi Bowo yang disebut “Kerusuhan Koja” pada 14 April 2010 yang dipicu oleh rencana eksekusi tanah kawasan makam Mbah Priok. “Alhamdulillah, kini konflik itu kita sudah selesai atas mediasi Gubernur Ahok dan akan menjadikan Makam Mbah Priuk sebagai wisata religi bertaraf internasional,” pungkasnya.


















