Diaspora harus merasa terpanggil untuk mendukung pendidikan, pertanian, pariwisata dan sejumlah sekitor di kampung halaman masing-masing.
Keempat, tandas Taty, Pemprov NTT melalui Badan Penghubung bersama-sama perwakilan Diaspora meluncurkan tagar #BetaNTT untuk menyatukan hati dan komitmen kita membangun NTT.
Membangun NTT membutuhkan tanggung jawab kolektif semua pihak, terutama anak-anak Flobamora sendiri, yang tersebar di sejumlah tempat.
Setelah beraudiensi dengan perwakilan NTT di Jabodebtabek, Taty langsung tancap gas menggelar zoom meeting bersama Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena pada Minggu (23/11/2025) malam. Gubernur Melki menyambut baik rencana temu diaspora NTT di Kupang yang direncanakan pada 12-14 Desember 2025.
“Kita perkuat kolaborasi. Temu diaspora digelar secara hybrid. Kita harapkan masing-masing perwakilan telah menyiapkan sejumlah poin pemikiran sebelum ke Kupang,” terang Melki.
Menurut Melki, sinergi diaspora harus sampai pada tahap aksi nyata kontribusi diaspora bagi NTT. Pada pihak Pemprov NTT, sejumlah keluhan diaspora yang bisa ditangani, akan diselesaikan secepatnya. Salah satu masalah yang mencolok adalah yang berkaitan dengan data kependudukan.
Kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) NTT Viktor Manek mengatakan, kelompok-kelompok diaspora perlu memetakan persoalan masyarakat NTT di perantauan untuk dilaporkan.














