Segala daya dan upaya, seluruh cara dan metoda kata Maruf, telah dilakukan untuk bumikan nilai 4 Pilar.
“Jadi saya kira ini satu terobosan luar biasa. Saya sungguh berbahagia karena saya juga bangga sekali adanya Prangko 4 pilar,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Biro Pemberitaan MPR RI, Siti Fauziah menjelaskan, selama ini lembaganya terus melakukan sosialisasi 4 Pilar MPR dengan berbagai metode ke berbagai lapisan masyarakat di seluruh penjuru nusantara.
“Sudah banyak metode kitra lakukan, di tingkat sekolah dasar misalnya, dilakukan dengan lomba menggambar, mewarnai, SMP dan SMA lewat cerdas cermat, hingga debat konstitusi di level universitas,” jelasnya.
Tidak hanya itu, MPR juga menggelar sosialisasi dengan melibatkan kaum milenial dengan metode Outbound hingga kemah 4 Pilar. “Sedangkan tingkat dosen dilakukan melalui metode TOT Training Of Trainers, hingga lewat seni dan budaya seperti wayang dan lainnya,” tegasnya.
Titi panggilan akrabnya mengatakan, dengan kehadiran Prangko 4 Pilar, ini bisa menjadi sebuah metode baru dalam rangkaian pengenalan Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. “Prangko 4 Pilar MPR ini mudah-mudahan bisa menjadi metode baru sosialisasi 4 Pilar MPR,” pungkasnya. ***














