JAKARTA, BERITAMONETER.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah di level 8.027,828 pada awal perdagangan saham, Kamis (29/1/2026). Hingga pukul 09.17 WIB, IHSG terpantau di level 7.736,259, merosot 584,297 poin atau anjlok 7,02% dari penutupan Rabu (28/1/2026) di level 8.320,556.
Menurut data RTI Business, penurunan IHSG dipicu oleh melemahnya harga sejumlah saham, di antaranya harga saham TLKM turun 4,61% jadi Rp3.310 per saham. BBCA turun 5,34% jadi Rp6.650, UNVR turun 8,84% jadi Rp1.805, BMRI turun 5,70% jadi Rp4.300, DEWA turun 14,74% jadi Rp486, BBRI turun 2,51% jadi Rp3.500, dan BBNI turun 5,63% ke harga Rp4.190 per saham.
Sedangkan harga saham VINS naik 25,27% jadi Rp228 per saham. BPII naik 20,56% jadi Rp645, SURE naik 20,38% jadi Rp3.130, DFAM naik 12,75% jadi Rp116, MEDS naik 12% jadi Rp84, dan WAPO naik 9,52% ke harga Rp276 per saham.
Hingga pukul 09.15 WIB, terpantau sebanyak 8,610 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 616.574, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp7,852 triliun. Tercatat sebanyak 632 saham turun, sebanyak 39 saham naik dan sebanyak 31 saham tetap tidak berubah.
Sementara itu, mayoritas indeks bursa Asia pada Kamis (291/2026) pagi melemah. Indeks Hang Seng, Shanghai, Nikkei 225 dan Straits Times turun masing-masing 0,03%, 0,20%, 0,04% dan 0,03%.














