JAKARTA,BERITAMONETER.COM – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) selama sembilan bulan pertama tahun ini, menderita rugi bersih Rp775,55 miliar atau menurun 82,02 persen (year-on-year), sehingga akumulasi rugi hingga akhir Kuartal III-2025 menjadi Rp214,92 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan GOTO untuk periode 30 September 2025 yang dikutip Kamis (30/10), perseroan mampu membukukan pendapatan sebesar Rp13,3 triliun atau bertumbuh 14,07 persen dibandingkan 9M24 yang senilai Rp11,66 triliun.
Di tengah pertumbuhan omzet tersebut, beban dan biaya yang dicatatkan GOTO justru mengalami penurunan 1,39 persen (y-o-y) menjadi Rp13,52 triliun.
Dengan demikian, rugi usaha di periode Januari-September 2025 menjadi Rp222,37 miliar atau menurun signifikan 89,16 persen (y-o-y).
Selama sembilan bulan pertama 2025, GOTO mencatat rugi periode berjalan Rp996,98 miliar atau lebih rendah 78,04 persen (y-o-y).
Sementara itu, besaran laba periode berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk di 9M25 sebesar Rp775,55 miliar atau menurun 82,02 persen dibandingkan rugi bersih di 9M24 yang mencapai Rp4,31 triliun.
Akibat adanya rugi bersih yang mencapai Rp775,55 miliar tersebut, maka akumulasi rugi (defisit) yang diderita GOTO hingga akhir Kuartal III-2024 menjadi Rp214,92 triliun atau meningkat 0,37 persen dibandingkan dengan posisi per 31 Desember 2024 yang sebesar Rp214,12 triliun.














