Berbekal pendidikan dan modal sendiri, Alia membuka Sanggar Belajar yang diberi nama “Dreamdelion Cerdas” di RW 04 Manggarai, Jakarta.
Selain itu, wanita kelahiran Surabaya, 13 Agustus 1991
ini juga mengembangkan social business dengan nama Dreamdelion Kreatif yang memanfaatkan masyarakat sekitar agar dapat memiliki penghasilan sendiri.
Empat peraih DSEA 2014 lainnya yang dipilih berdasarkan hasil seleksi Dewan Juri adalah Adinda Soraya Mutialarang “Pengembang Produk Desa” yang menggerakkan desa dengan program Desanesia; Haris Purnawan “Pemuda Gua Pindul” yang menggagas wisata Gua Pindul; Sanusi “Petani Urban” yang sukses mengelola lahan kosong melalui Kelompok Tani Ranca Labuh; Sukendro “Katalisator Kemandirian” yang mendirikan Sekolah Alam Medan untuk memberikan keterampilan kepada para Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).
Ketua Panitia Pelaksana DSEA 2014, Zsa Zsa Yusharyahya menambahkan, penghargaan Danamon Social Entrepreneur Awards 2014 diberikan bagi mereka yang berhasil mengembangkan suatu usaha yang didasari oleh niat untuk meningkatkan kualitas hidup lingkungan dan masyarakat sekitarnya.
“Kami mencari individu-individu yang memberdayakan diri sendiri serta lingkungannya, melakukan kegiatan yang secara nyata dan berkelanjutan memberikan dampak positif yang sudah terlihat bagi sejumlah orang,” ucapnya.















