Founder & CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra menjelaskan, pengoprasian Amartha mencakup sistem hybrid, yang menggabungkan strategi online dan offline.
“Dalam strategi online, kami menerapkan machine learning dan kumpulan data yang relevan untuk membentuk model penilaian kredit yang akurat bagi peminjam kami, serta menggunakan sejumlah metrik untuk memastikan tingkat utang mereka seimbang dan berkelanjutan,” jelasnya.
“Dalam strategi offline, kami mengelola hampir 3.000 agen lapangan untuk memantau dan menyediakan layanan keuangan di desa-desa. Operasi offline menghadirkan peluang yang signifikan untuk digitalisasi di daerah pedesaan. Oleh karena itu, kolaborasi dengan Element ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi efisiensi dan skalabilitas produk dan operasi layanan keuangan kami bagi pelanggan kami,” imbuhnya.
Dengan berkembangnya fintech di Indonesia, pembiayaan inklusif untuk masyarakat yang kurang terlayani telah menghadirkan peluang skala besar untuk dampak dan pertumbuhan ekonomi yang positif.
Teknologi orientasi, otentikasi, dan keamanan serta anti-fraud digital Element Inc. telah membantu institusi seperti Bank BRI, bank ritel terbesar di negara ini dengan 75 juta pelanggan, dalam menyediakan akses yang aman dan efisien ke layanan keuangan.














