Politisi PKB itu menambahkan bahwa stabilitas kawasan ASEAN menjadi perhatian internasional.
Hal ini karena ASEAN telah menjadi kawasan perdagangan dunia dan sebagai motor pertumbuhan ekonomi global.
“Sidang AMMTC yang berjalan lancar dan sukses menunjukkan bahwa Indonesia, serius dalam menjaga keamanan kawasan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo baru saja menutup rangkaian kegiatan ASEAN Ministerial Meeting on Transnational Crime (AMMTC).
“Alhamdulillah giat AMMTC yang ke-17 kali ini berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan apa yang jadi harapan Bapak Presiden,” kata Jenderal Sigit.
Dia mengatakan ASEAN harus siap menghadapi berbagai tantangan, termasuk kejahatan transnasional yang makin kompleks.
Apalagi, kejahatan transnasional seperti terorisme, perdagangan manusia, kejahatan siber, hingga perdagangan gelap narkotika merupakan musuh bersama negara-negara ASEAN.
Lebih lanjut Sigit menerangkan bahwa Presiden Joko Widodo menekankan agar ASEAN menjadi kawasan yang stabil dan damai, serta jangkar bagi stabilitas dunia.
Tak hanya itu, ASEAN juga harus konsisten menjunjung tinggi hukum internasional dan tidak bertindak sebagai proxy bagi siapapun, serta menjadi kawasan yang bermartabat dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan serta demokrasi.














