JAKARTA – PT Batam Tirta Surya (BTS), anak usaha PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), bersama dengan PT PLN Nusantara Renewables (PLNR), entitas anak PLN telah mendirikan perusahaan patungan bernama PT Nusantara Tembesi Baru Energi (NTBE) pada 4 April 2024.
NTBE menjalankan kegiatan usaha di bidang penyediaan tenaga listrik.
Direktur TOBA Alvin F Sunanda, dalam laporan keterbukaairekn informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Kamis (18/4/2024), mengemukakan, komposisi pemegang saham NTBE adalah BTS sebesar 51% dan PLNR sebesar 49%.
Menurut Alvin, pendirian perusahaan patungan NTBE ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian jual beli listrik antara konsorsium Perseroan dengan PT PLN Nusantara Power dan PLN Batam pada 12 Februari 2024.
Hal ini juga sehubungan dengan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung Batam, yang berlokasi di Waduk Tembesi 46 MWP yang telah dilaporkan Perseroan ke OJK.
“Pendirian NTBE merupakan inisiatif Perseroan secara grup untuk melakukan ekspansi dan diversifikasi usaha ke sector energy terbarukan,” kata Alvin.
Menurut Alvin, perjanjian jual beli listrik tersebut merupakan bagian dari upaya Perseroan untuk pengembangan energy ramah lingkungan dalam mendukung program pemerintah menuju pencapaian target net zero emission (NZE) pada 2060.














