Bertindak selaku moderator Eko Purwanto (Koordinator Wilayah Indonesia Bagian Tengah PP ISEI).
“Salah satu dampak pandemi Covid-19 dan penerapan PSBB di Kota Bandung adalah menurunnya omset UMKM bidang kerajinan sebesar 84 persen”, ungkap Ketua ISEI Cabang Bandung, Aldryn Herwani.
Menurut Aldryn, untuk UMKM bidang saja mengalami penurunan omset sebesar 73 persen.
Dalam materi paparan Aldryn menyatakan bahwa perekonomian Kota Bandung dan Provinsi Jawa Barat masih terkendali, sedangkan perekonomian Indonesia dalam status waspada.
Kemudian Ketua ISEI Cabang Yogyakarta, Eko Suwardi menjelaskan perekonomian DIY Triwulan I-2020 terhadap Triwulan I-2019 mengalami kontraksi atau menurun sebesar sebesar 0,17 persen.
Salah satu penyebab kontraksi tersebut adalah menurunnya aktivitas sektor pariwisata khususnya hotel dan restoran.
Sampai dengan akhir bulan April 2020, jumlah hotel yang tutup di DIY sebanyak 98 hotel.
Hal tersebut terkait dengan ditutupnya sejumlah tempat pariwisata di DIY dan dibatalkannya sejumlah event MICE.
Seperti diketahui, sektor pariwisata menjadi penyumbang sekitar 14,1 persen dari PDRB DIY pada tahun 2019.
Sejumlah upaya mitigasi dan pemulihan ekonomi dilakukan oleh Pemda DIY agar kondisi sektor pariwisata tetap mampu bertahan dan nantinya mampu bergerak menuju pemulihan.















