Petugas memastikan bahwa penyewa/pengunjung menggunakan masker yang layak.
Langkah berikutnya jelas Gadiza pemeriksaan suhu tubuh dengan thermal scanner.
Hal ini bertujuan memastikan pengunjung dan karyawan dalam kondisi tidak demam.
“Kalau suhunya normal, maka mereka diizinkan memasuki gedung,” pungkasnya.
Secara rutin, BMO GIF melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh lantai penyewa dan semua tempat publik.
Antisipasi pencegahan penyebaran COVID-19 dilakukan melalui penempatan sticker jaga jarak di lobby lift, pemasangan tombol lift touchless¸ menempatkan jaga jarak di area ibadah, membersihkan area tertentu seperti pegangan pintu ruang kantor penyewa menggunakan alkohol dan lain sebagainya.
Selain protokol kesehatan 3M bagi karyawan back office, BMO GIF juga menerapkan jaga jarak di tempat kerja para karyawan, berjemur dibawah sinar matahari setiap pagi dan sore hari, pemberian multivitamin dan paket bantuan sembako.
“Prinsipnya, BMO GIF tidak pernah lengah dalam menerapkan protokol kesehatan. Kita pastikan, siapapun yang datang, harus ikuti SOP kita. Bagi mereka yang abai dengan protokol kesehatan, tidak akan diizinkan memasuki gedung,” tegasnya.
Ia menambahkan penerapan protokol kesehatan ketat di komplek perkantoran GIF tidak bisa ditawar.













