B. Kinerja Perekonomian
Perekonomian Indonesia ditahun 2018 menunjukkan kinerja positif yang semakin baik meskipun menghadapi tingginya risiko ketidakpastian lingkungan global. Meningkatnya ketegangan perang dagang antara AS dan China serta kebijakan moneter AS merupakan tantangan yang mengemuka sepanjang tahun 2018, terutama bagi Indonesia dan negara-negara berkembang lainnya. Namun demikian, respon kebijakan dan koordinasi yang kuat antara Pemerintah dan Bank Indonesia serta Otoritas Jasa Keuangan mampu meminimalisasi dampak risiko global terhadap perekonomian nasional, sehingga stabilitas makroekonomi di dalam negeri tetap terjaga dengan baik dan pertumbuhan ekonomi meningkat, diikuti dengan membaiknya indikator kesejahteraan masyarakat.
Dengan melihat capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia sampai dengan triwulan III yang mencapai 5,17 persen, outlook perekonomian nasional dalam keseluruhan tahun 2018 diproyeksikan dapat tumbuh mencapai 5,15 persen atau lebih tinggi dibandingkan realisasi tahun 2017 sebesar 5,07 persen. Permintaan domestik terutama dari sisi konsumsi rumah tangga, investasi, dan konsumsi Pemerintah merupakan motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi pada tahun 2018. Sementara, peningkatan kinerja ekspor dan impor masih terbatas sejalan dengan tren melemahnya perdagangan dunia sebagai dampak meningkatnya tekanan perang dagang.













