JAKARTA-PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) membukukan pendapatan Rp3,55 triliun pada 2021, melampaui dari total pendapatan dalam kondisi normal sebelum Covid-19 pada 2019 sebesar Rp3,31 triliun dan naik 13,45 persen dibanding realisasi pada 2020.
Perseroan juga meraup laba bersih Rp326,3 miliar pada 2021 atau mencapai 293,3 persen dari target.
Angka tersebut tumbuh 80,13 persen dari laba pada 2020 sebesar Rp181,14 miliar.
“Capaian laba bersih 2021 itu menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah sejak ASDP berdiri,” ujar Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi di Jakarta, Minggu (10/4).
Dia mengungkapkan bahwa pencapaian kinerja positif 2021 dikontribusikan oleh kinerja penyeberangan, baik produksi perintis dan komersial (gabungan) antara lain produksi penumpang mencapai 4,42 juta orang atau naik sebesar 12 persen dibandingkan realisasi 2020 sebanyak 3,95 juta orang.
Lalu kendaraan roda 2 dan 3 sebanyak 2,39 juta unit atau turun 12 persen dari 2,73 juta unit, kendaraan roda 4/lebih mencapai 2,92 juta unit atau naik 41 persen dibandingkan realisasi 2020 sebanyak 2,07 juta unit, dan barang mencapai 2,46 juta ton atau naik 149 persen bila dibandingkan realisasi 2020 sebanyak 990 ribu ton.












