Disisi lain, rasio-rasio penting per 30 September 2014 berada pada tingkat yang baik. Non Performing Loan (NPL) tetap terjaga pada level yang rendah.
NPL (net) per akhir September 2014 sebesar 0,7%, jauh dibawah batas maksimal yang ditentukan Bank Indonesia sebesar 5%.
Rasio permodalan (CAR) juga meningkat menjadi 19,1%.
Sedangkan ROA & ROE masing-masing berada pada tingkat 1,7% & 9,2%.
“Walaupun kondisi perekonomian saat ini masih belum pulih, kami senantiasa proaktif mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat. Dengan ditunjang pondasi keuangan yang kokoh dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, kami terus menyiapkan diri untuk menghadapi tantangan integrasi Masyarakat Ekonomi Asean pada tahun mendatang,” lanjut Parwati.













