Perlu diketahui, per 31 Desember 2022, total aset WIDI sebesar Rp16,7 miliar atau lebih tinggi 61 persen dibanding posisi per 31 Desember 2021 yang senilai Rp10,37 miliar.
Sedangkan, laba bersih tahun berjalan yang dicatatkan WIDI di sepanjang 2022 senilai Rp1 miliar atau mengalami kenaikan dibanding setahun sebelumnya Rp669,77 juta.
Apabila ada calon investor yang tertarik dengan saham WIDI, perlu diketahui bahwa masa book building berlangsung mulai hari ini hingga 22 Juni 2023.
Manajemen perseroan berharap rencana IPO bisa mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 28 Juni 2023.
Rencananya, dana hasil IPO —setelah dikurangi biaya-biaya emisi— akan digunakan untuk pembelian alat berat sebesar 51,63 persen dan sisanya akan dimanfaatkan untuk membiayai kebutuhan operasional.
Sedangkan, dana yang diperoleh dari pelaksanaan Waran Seri I akan digunakan sebagai modal kerja.















