Kali ini Turk Eximbank menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan acara annual meeting.
Indonesia Eximbank turut hadir pada acara tersebut bersama dengan exim bank lain, yakni Export Finance Australia, China Eximbank, India Eximbank, Japan Bank for International Cooperation, The Export-Import Bank of Korea, EXIM Bank of Malaysia, Philippine Guarantee Corporation, Export-Import Bank of Thailand, Turk Eximbank dan Vietnam Development Bank.
Lebih lanjut Agus mengungkapkan, pertemuan tersebut menyoroti dampak Covid-19 terhadap arus perdagangan dan investasi di Asia.
Dalam pemaparannya, dia menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia melakukan beberapa langkah sebagai Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang fokus pada lima aspek, yaitu kesehatan, social protection, program prioritas, dukungan pada pelaku usaha dan pemberian insentif bisnis.
Pada pertemuan tersebut, CEO Turk Eximbank, Ali Guney mengatakan, pelajaran penting yang dapat dipetik dari pandemi adalah pentingnya memperhatikan aspek sustainability, green finance, produk inovatif yang dapat mendukung pelaku usaha, serta pentingnya transformasi digital.
Sedangkan, Presiden China Eximbank, Wu Fulin menyatakan bahwa pertukaran informasi dan kolaborasi antar-exim bank perlu ditingkatkan dan pendekatan bisnis perlu diarahkan ke area yang ramah lingkungan.













