JAKARTA-Direktur Keuangan PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) Toto Widya Kuntarto menargetkan perolehan premi tahun 2013 sebesar 900 miliar rupiah atau tumbuh 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 777,67 miliar rupiah.
Pendapatan premi ini didorong dari penjaminan kredit tahun ini yang diperkirakan bisa mencapai 98 triliun rupiah dengan komposisi non Kredit Usaha Rakyat (KUR) 75-80 triliun rupiah dan penjaminan kredit KUR 18 triliun rupiah.
“Premi dari KUR diperkirakan mencapai 400-san miliar rupiah,” kata Toto di Jakarta, Selasa (19/2).
Dia mengatakan kinerja Askrindo pada 2012 terus membaik. Ini terlihat dari pendaparan laba bersih setelah pajak mencapai 246,7 miliar rupiah atau tumbuh 187 persen dibanding 2011 yang labanya mencapai 131,6 miliar rupiah.
“Target kami 2012 meraih laba sebesar 221,5 miliar rupiah, tetapi ternyata pencapaian kami di 2012 malah naik sebesar 196 persen,” tegas dia.
Dia menambahkan, pendapatan laba ini berasal dari hasil underwriting yang menjadi bisnis utama di 2012 mencapai 217,6 miliar rupiah meningkat 136,6 persen dibanding 2011 yang mencapai 159,3 miliar rupiah.
“Hasil investasi 2012 mencapai 194,2 miliar rupiah dibanding tahun 2011 sebesar 125, 6 miliar rupiah atau meningkat sekitar 154,7 persen,” jelas dia.














