“Kami berharap agar kebijakan aturan ijin usaha mikro kecil menengah dapat dilaksanakan secara merata di lapangan, karena dari program pemerintah itu yang paling bagus karena ada fasilitas untuk KUR [Kredit Usaha Rakyat] . Tapi di beberapa daerah, tetap harus ada surat domisili usaha untuk mengajukan KUR,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut Wapres mengimbau agar setiap asosiasi UMKM yang jumlahnya sangat banyak di Indonesia mampu mendukung UMKM di setiap sektor.
“Tinggal melihat siapa yang paling rajin menjadi wadah dari UMKM tersebut, karena setiap sektor memiliki spesialisasi masing-masing. Tinggal sekarang selamat bekerja saja,” ucap Wapres.
Dalam kesempatan tersebut IUMKM membawa salah satu contoh hasil UMKM yang dibinanya, yaitu jagung siap makan yang diklaim tumbuh hanya di dua negara yaitu Indonesia dan Amerika.
Jagung tanpa proses pemasakan tersebut tumbuh di dataran yang memiliki tinggi kurang lebih 800 -1000 meter dari permukaan laut.
Hadir mendampingi Hermawati, Wakil Ketua Umum Indra Wishnuntoro, Pembina Pieter Wattimena, Sekretaris Jenderal Deniary Hammu, Kepala Bidang Energi, Sumber Daya Alam dan Mineral, Kepala Bidang Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Pieter Tobias Patiasina, dan Ketua DPW Provinsi DKI Jakarta Ichsan Erwin.














