Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai penting dalam upaya mewujudkan ketahanan energi nasional.
“Tidak bisa bicara soal ketahanan energi hanya dari satu sisi saja. Semua pihak harus dilibatkan, mulai dari pelaku industri energi, pemerintah sebagai pemangku kebijakan, hingga masyarakat. Inilah mengapa ASPEBINDO ingin menjadi ruang temu lintas sektor yang mewadahi hal tersebut,” ungkap Anggawira.
Selain membahas program strategis, rapat kerja ini juga menjadi wadah bersama untuk bertukar gagasan, mengevaluasi langkah-langkah yang telah dilakukan, serta merancang arah gerak ke depan.
Seluruh pengurus sepakat bahwa tantangan sektor energi di masa mendatang harus dihadapi dengan kerja sama yang erat, pendekatan yang inovatif, serta semangat keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya energi, mineral, dan batubara.
Sekretaris Jenderal ASPEBINDO, I Made Nugraha Jaya Wardana, turut menekankan pentingnya membangun ekosistem energi yang inklusif dan adaptif.
“Kami melihat program yang disampaikan masing-masing bidang sangat menarik dan bagus. Harapan kami, setelah rapat kerja ini seluruh pengurus dapat menjalankan program yang telah disampaikan, bukan sekadar menyusunnya, tetapi benar-benar mengeksekusinya,” ujar Made.














