JAKARTA-Pemerintah menggenjot beberapa program untuk meningkatkan perekonomian nasional guna menangkal isu Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) masal yang menyeruak ditengah melambungnya harga dolar AS terhadap rupiah.
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar meminta kepada masyarakat tidak perlu risau dengan adanya isu PHK. Sebab, masih banyak yang bisa dilakukan masyarakat untuk mengembangkan perekonomian pedesaan. “Tidak usah risau dengan isu PHK, masih banyak yang bisa dilakukan di desa. Dengan adanya dana desa, masyarakat desa akan bisa mengembangkan dan memperkuat perekonomian desa,” ujar Marwan kepada wartawan di Jakarta, Selasa (6/10).
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta semua pihak memunculkan optimisme di tengah kondisi perekonomian yang melambat saat ini. Untuk media bahkan, Jokowi meminta agar jangan terus memunculkan berita soal PHK. “Jangan PHK terus yang diberitakan. Saya suruh cari di mana PHK, tidak dapat Menperin (menteri perindustrian) dan Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal),” kata Presiden Jokowi.
Menurut Marwan, dana desa bisa dijadikan stimulan untuk mengembangkan usaha perekonomian desa dengan mengembangkan beberapa potensi desa melalui BUMDes. “BUMDes sangat efektif untuk memperkuat perekonomian desa. Tidak sekedar bertujuan untuk mengembangkan modal akan tetapi BUMDes juga membangkitkan tradisi gotong royong antart masyarakat,” ujarnya.














