JAKARTA, BERITAMONETER.COM – PT Atlas Resources Tbk (ARII) berencana melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 319 juta unit saham dengan nominal Rp200 per unit. Jumlah tersebut sekitar 8,5% dari saham disetor Perseroan setelah pelaksanaan PMTHMETD.
Rencana penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu atau PMTHMETD ini masih menunggu persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) ARII pada 29 Oktober 2025.
Dalam prospektus tambahan rencana PMTHMETD, dikutip Selasa (28/10/2025), disebutkan, seluruh dana yang diperoleh dari hasil PMTHMETD tersebut setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan digunakan untuk memperkuat modal kerja perseroan.
Adapun penggunaan dana tersebut akan difokuskan pada kebutuhan operating expenses (OPEX), termasuk biaya produksi, transportasi, serta pemeliharaan infrastruktur logistik batu bara.
Selain itu, dana hasil PMTHMETD juga buat tambahan modal kerja guna mendukung kelanjutan pengembangan hub Musi Rawas Utara (Mutara) yang mencakup pembangunan jalan angkut dan pelabuhan batubara. Fasilitas tersebut menjadi tulang punggung operasional emiten batubara tersebut dalam upaya meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi distribusi dalam jangka menengah.














