JAKARTA, BERITAMONETER.COM – Emiten pertambangan nikel dan mineral lainnya, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) berencana menawarkan surat utang senilai Rp3,1 triliun kepada investor pada 03-04 Desember 2025.
Surat utang tersebut terdiri atas Obligasi Berkelanjutan I MBMA Tahap II Tahun 2025 senilai 2,1 triliun, dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I MBMA Tahap III Tahun 2025 sebesar Rp1 triliun.
Surat utang tersebut di atas merupakan bagian dari penawaran umum Obligasi Berkelanjutan I MBMA senilai total Rp16 triliun dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I MBMA senilai total Rp4 triliun.
Berdasarkan prospektus tambahan rencana penawaran umum obligasi yang diumumkan di Jakarta, Selasa (25/11/2025), obligasi tersebut terdiri atas seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp982,150 miliar berbunga tetap 7,50% per tahun dengan berjangka waktu tiga tahun, dan seri B sebesar Rp1,118 triliun memiliki tenor lima tahun dan bunga tetap 8,25% per tahun.
Adapun Sukuk Mudharabah Berkelanjutan MBMA I Tahap III Tahun 2025 terdiri atas seri A dengan jumlah dana sebesar Rp379 miliar memiliki tenor tiga tahun, dan seri B senilai Rp621 miliar berjangka waktu lima tahun.
Bunga obligasi akan dibayarkan setiap triwulan, dimana bunga obligasi pertama akan dibayarkan pada tanggal 9 Maret 2026, sedangkan bunga obligasi terakhir sekaligus dengan pelunasan obligasi akan dibayarkan pada tanggal 9 Desember 2028 untuk Obligasi Seri A dan 9 Desember 2030 untuk Seri B.












