Kemudian, impor barang konsumsi yang juga turun adalah beras, pendingin ruangan, popok dan pad, mentega, dan bensin.
Beberapa produk impor nonmigas dengan kenaikan signifikan secara tahunan pada Januari 2025 ini, antara lain, kapal, perahu, dan struktur terapung (HS 89) yang naik 430,72 persen; kakao dan olahannya (HS 18) 315,66 persen; garam, belerang, batu, dan semen (HS 25) 88,71 persen; pupuk (HS 31) 69,47 persen; dan bahan kimia anorganik (HS 28) 50,75 persen (YoY).
Berdasarkan negara asal, impor nonmigas Indonesia didominasi dari Tiongkok, Jepang, dan AS dengan total pangsa 53,20 persen dari total impor nonmigas Januari 2025.
Beberapa negara asal impor nonmigas dengan kenaikan tertinggi secara tahunan di antaranya adalah Ekuador yang naik 565,04 persen, Uni Emirat Arab 65,75 persen, Hongkong 62,19 persen, Argentina 59,24 persen dan Inggris 33,68 persen (YoY).















