ADVERTISEMENT
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
  • Login
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
  • KEUANGAN
  • MAKROEKONOMI
  • NASIONAL
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
Home Nasional Opini

Awas! Jangan Asal Nyoblos

gatti Reporter : gatti
7 Jan 2021, 3 : 51 PM
3k 126
0
Politisi Golkar, Bambang Soesatyo

Politisi Golkar, Bambang Soesatyo

3.2k
SHARES
6.3k
VIEWS
ADVERTISEMENT

Oleh: Bambang Soesatyo

KETIKA rakyat memilih anggota legislatif, dan juga memilih presiden-wakil presiden nantinya, yang dicari sesungguhnya adalah sosok pelayan atau abdi; figur yang hanya fokus melayani negara dan rakyat.

Sesederhana itu. Kalau dalam lima atau 10 tahun terakhir rakyat merasa tidak terlayani sebagaimana seharusnya, berarti terjadi kesalahan memilih.

BacaJuga :

Biarkan Pasar Bekerja, Jangan Jadikan Minimarket Kambing Hitam

Para Menteri Diingatkan Fokus Bekerja, Tak Jadikan Jabatan Batu Loncatan Politik

Scroll untuk lanjutkan membaca.

Periode kampanye partai politik  (Parpol) menyongsong pemilihan anggota DPR/DPRD/DPD 2014 sebenarnya menjadi ajakan tak langsung kepada semua warga negara pemegang hak pilih untuk melakukan intropeksi atau renungan.

Sebab, lazimnya di arena kampanye, ada tudingan tentang kegagalan yang akan dibalas dengan klaim keberhasilan. Kekuatan politik yang berambisi memenangi Pileg akan mengungkap sejumlah kegagalan dari partai yang sedang berkuasa.

Sebaliknya, partai yang memegang tampuk kekuasaan akan mengklaim dan menunjuk semua cerita sukses mereka.

Mana yang benar? Jawabannya bergantung pada hasil renungan setiap warga negara. Karena itulah sangat beralasan untuk menjadikan periode kampanye Parpol baru-baru ini sebagai introspeksi bagi setiap warga negara yang telah menggunakan hak pilihnya lima tahun lalu.

Apakah pilihan pada 2009 itu sudah benar atau salah? Apakah hak memilih lima tahun lalu itu digunakan dengan cerdas dan bijak, atau asal-asalan karena terbuai angin surga dan iming-iming uang?

Karena semua elemen warga negara mendambakan hari esok yang lebih baik, menjadi kewajiban bersama untuk tidak mengulangi kesalahan menggunakan hak pilih.

Kalau terus asal-asalan atau ceroboh menggunakan hak pilih, sama artinya warga pemilih tidak bersungguh-sungguh  ingin memperbaiki tata kehidupan berbangsa dan bernegara dalam semua aspeknya.

Jadi, penggunaan hak pilih sebagai faktor penentu masa depan bersama bukanlah isapan jempol. Pertimbangan pilihan setiap warga negara akan menentukan dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara selama lima tahun ke depan.

Bijak dan cerdas menggunakan hak pilih bisa saja dimulai dengan menimbang-nimbang beberapa aspek paling mendasar, seperti kecukupan pangan, sandang dan papan, jaminan kesehatan dan pendidikan, ketersediaan lapangan kerja dan pembangunan infrastruktur yang merata di semua daerah.

Setelah memotret semua aspek itu, simak apa saja yang sudah dikerjakan partai yang memegang kendali kekuasaan dan pemerintahan selama lima-10 tahun terakhir.

Pengerahan dan arak-arakan massa serta  orasi politik selama periode kampanye Parpol tak perlu dikecam. Selain mengajak massa berdangdut ria sebagai selingan, para juru kampanye harus bisa menggiring massa untuk fokus memotret aspek-aspek mendasar tadi.

Ini menjadi semacam pembelajaran politik. Apalagi jika massa bisa diajak untuk memberi penilaian yang proporsional tentang aspek kecukupan pangan, sandang dan papan serta aspek lainnya.

Selama periode kampanye Parpol baru-baru ini, sebuah surat kabar harian terkemuka di ibukota menyajikan beberapa tema laporan utama yang secara tidak langsung mengajak pemegang hak pilih melakukan instropeksi. Tujuannya agar tidak lagi ceroboh menggunakan hak pilih masing-masing .

Tema laporan utama itu antara lain tentang makin lebarnya kesenjangan pendapatan, dan juga tema tentang ekses dari kebijakan ekonomi yang mengabaikan potensi besar di sektor pertanian sebagai basis pembangunan nasional.

Sedangkan di Yogyakarta,  sejumlah orang yang tergabung dalam organisasi Makaryo (Masyarakat Anti Kekerasan Yogyakarta), berunjuk rasa mengritik rezim pemerintahan sekarang yang gagal menuntaskan kasus-kasus kekerasan yang terjadi di Yogyakarta beberapa waktu terakhir.

Program Jebakan

Sebagai isu , dua tema yang disajikan surat kabar itu tidaklah baru. Hanya mengritisi buruknya kualitas pertumbuhan ekonomi dan membesarnya ketergantungan  Indonesia akan bahan pangan impor.

Halaman :
123Berikutnya
Tags: Badan Pusat StatistikBantuan Langsung TunaiBLTBPSKENKomisi Pengawas Persaingan UsahaKomite Ekonomi NasionalKPPU
Share1290Tweet806SendSharePin290Share226
Berita Sebelumnya

Bank Jangan Umbar Terbitkan Kartu Kredit

Berita Selanjutnya

Penjualan Kavling Tanah BSD Capai 65%

Berita Terkait

Obligasi Daerah dan Masa Depan Kemandirian Fiskal NTT
Opini

Obligasi Daerah dan Masa Depan Kemandirian Fiskal NTT

24 Feb 2026, 2 : 39 PM
Biarkan Pasar Bekerja, Jangan Jadikan Minimarket Kambing Hitam
Nasional

Under Invoice: Kejahatan Sunyi yang Menggerogoti Kedaulatan Fiskal dan Menidurkan Keadilan Ekonomi

22 Feb 2026, 6 : 54 PM
Biarkan Pasar Bekerja, Jangan Jadikan Minimarket Kambing Hitam
Opini

Biarkan Pasar Bekerja, Jangan Jadikan Minimarket Kambing Hitam

22 Feb 2026, 10 : 20 AM
Para Menteri Diingatkan Fokus Bekerja, Tak Jadikan Jabatan Batu Loncatan Politik
Nasional

Para Menteri Diingatkan Fokus Bekerja, Tak Jadikan Jabatan Batu Loncatan Politik

22 Feb 2026, 10 : 09 AM
Kuasa Hukum PT. Krisrama, Petrus Selestinus
Nasional

DPR Jangan Mengintervensi Kerja Penyidik Polda NTT

16 Feb 2026, 9 : 43 AM
Peran Manajer Investasi: Sains di Balik Konstruksi Portofolio
Nasional

Peran Manajer Investasi: Sains di Balik Konstruksi Portofolio

15 Feb 2026, 9 : 48 PM
Berita Selanjutnya
BSD Raup Laba Rp2,69 Triliun

Penjualan Kavling Tanah BSD Capai 65%

penjualan eceran

Pertumbuhan Penjualan Eceran Melambat ​

Perekonomian Indonesia Triwulan I-2014 Tumbuh Moderat

Berita Populer

  • Haryanto Badjoeri, Pensiunan Pejabat DKI yang Tak Pernah Sepi Hatinya

    Haryanto Badjoeri, Pensiunan Pejabat DKI yang Tak Pernah Sepi Hatinya

    3283 shares
    Share 1313 Tweet 821
  • IHSG Pagi Ini Melejit 1,23% ke 8.373,237 Berkat Saham BBCA, BBRI, BMRI, TLKM, UNVR, ASII, BUMI dan GOTO

    3258 shares
    Share 1303 Tweet 815
  • Turun 0,25%, IHSG Sesi I ke 8.289,084 Terbebani Saham BBCA, BMRI, BBRI dan TLKM

    3251 shares
    Share 1300 Tweet 813
  • IHSG Turun 0,43% ke 8.274,081 Terbebani Saham BBCA, BBRI dan BMRI

    3247 shares
    Share 1299 Tweet 812
  • Awal Puasa Dimulai Pada Kamis 19 Februari 2026

    3246 shares
    Share 1298 Tweet 812

Opini

Naik 2,21%, Bank China Construction (MCOR) Bukukan Laba Rp301,94 Miliar pada 2025

Naik 2,21%, Bank China Construction (MCOR) Bukukan Laba Rp301,94 Miliar pada 2025

24 Feb 2026, 2 : 06 PM
IHSG

Turun 0,26%, IHSG Sesi I ke Level 8.374,665 Dipicu Saham Bluechip

24 Feb 2026, 12 : 51 PM
Kolaborasi Metrodata, Workday, & Mercer Indonesia Dukung Transformasi SDM Digital

Kolaborasi Metrodata, Workday, & Mercer Indonesia Dukung Transformasi SDM Digital

24 Feb 2026, 12 : 38 PM
Mega Manunggal Property (MMLP) Catat Pendapatan Rp355,65 Miliar pada 2025, Naik 3,59%

Mega Manunggal Property (MMLP) Catat Pendapatan Rp355,65 Miliar pada 2025, Naik 3,59%

24 Feb 2026, 11 : 37 AM
Mandiri Utama Finance Luncurkan MOBEX 2026, Hadirkan Pembiayaan Mobil Bekas Serba Digital

Mandiri Utama Finance Luncurkan MOBEX 2026, Hadirkan Pembiayaan Mobil Bekas Serba Digital

24 Feb 2026, 11 : 21 AM
Suar News
Facebook Twitter Instagram TikTok Telegram
Berita Moneter

BERITAMONETER.COM menjadi portal berita yang paling terdepan hadir diruang kerja anda dengan menyuguhkan berita akurat yang sangat diperlukan bagi para pengambil kebijakan.
© 2024 - ALL RIGHTS RESERVED.

REDAKSI KAMI

Ruko Vinewood Residence 2, Jl. Moch. Kahfi II, RT.9/RW.5, Srengseng Sawah, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12640

TENTANG KAMI

  • About
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • IKLAN Advertorial
  • REDAKSI
  • indeks
  • Feed

© 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity

© 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.