Terkait dengan itu, Eko menambahkan, kebijakan nasional di bidang keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yuridiksi Indonesia ditetapkan oleh Presiden.
Kerjasama
Merealisasikan amanat Presiden tersebut di atas, diadakanlah tindak lanjut rintisan sejak tahun 2009 berupa kerjasama antara CNSA dan Bakorkamla pada Senin mendatang.
Kerjasama dalam bentuk Proyek Aplikasi Penginderaan Jarak Jauh Stasiun Bumi (Remote Sensing Satellite Application Ground Stations – RSSAGS), merupakan tindak lanjut dari Kerjasama Maritim antara Pemerintah Tiongkok dan Pemerintah Indonesia yang ditandangani sejak 23 Maret 2012, yang diikuti dengan Rapat Kerja Pertama Komite Kerjasama Maritim antara Tiongkok dan Indonesia pada bulan Desember tahun yang sama.
Kerjasama RSSAGS yang berlandaskan pada asas manfaat bersama yang berdasar pada undang-undang dan peraturan yang berlaku di kedua negara, kesepakatan atau konvensi internasional.
Kerjasama itu berupa hibah peralatan Stasiun Bumi Bergerak (Moveable Ground Stations) sebesar RMB Yuan 47.870.000 yang berupa pembangunan infrastruktur terkait yang terletak di Bangka-Belitung (Babel), Bitung Sulut dan Kantor Pusat Jakarta, survai, dukungan teknis dan pelatihan serta data information gathering (DIG).












