GRESIK – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim Bambang Dwi Hartono – Said Abdullah (Bambang-Said) mengusung Pro Semar atau program setengah miliar (Rp 500 juta) untuk setiap desa di seluruh Jawa Timur.
Dari dana itu, sebesar Rp 250 juta dipergunakan untuk pembangunan infrasttuktur pedesaan, sedangkan Rp 150 juta dipakai untuk peningkatan gender (pro gender).
Hal itu ditegaskan Said Abdullah di hadapan ribuan kader DPC PDI PerjuanganKabupaten Gresik di acara Rakorcab Sosialisasi Bambang Said sebagai Cagub dan Cawagub Jatim yang digelar DPC PDI Perjuangan Gresik di gedung Klinik Konsultasi Bisnis Bunder Gresik, Minggu (16/6).
Menurut Cawagub Said Abdullah program pembangunan tiap desa tidak perlu mengahadap orang perorang tapi dana anggaran pembangunan tersebut bisa diambil langsung oleh desa tanpa harus membuat proposal dari satu meja satu ke meja lain birokrasi.
“Kalau saya dengan Bambang DH terpilih menangkan pemilukada maka yang akan kami laksanakan adalah program Pro Semar yaitu program setengah miliar setiap desa di seluruh Jawa Timur,” ujar Said Abdullah mendapat apluas.
Dikatakan Said Abdullah Pro Semar adalah komitmen Bambang Said guna mesejahterakan masyarakat Jawa Timur dalam pemerataan pembangunan, karena selama ini pembangunan khususnya di pedesaan masih tertinggal jauh dengan propinsi lain, sehingga diperlukan perubahan besar melalui Pro Semar.













