JAKARTA- Presiden Direktur PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) Legowo Kusumonegoro melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan di Gunungpati, Semarang. Jembatan ini akan menghubungkan Desa Bantardowo di kecamatan Gunungpati dengan Desa Srondol di kecamatan Banyumanik, Semarang.
Pembangunan jembatan ini menghabiskan biaya sejumlah lebih dari Rp 364 juta yang dibiayai dari dana purifikasi, yang berasal dari hasil pembersihan dana kelolaan portofolio reksa dana Manulife Syariah Sektoral Amanah. “Penyaluran dana purifikasi ini merupakan wujud komitmen MAMI untuk senantiasa memenuhi aturan-aturan yang berlaku dalam seluruh aktivitas bisnisnya, khususnya terkait produk reksa dana syariah. Dalam pengelolaan reksa dana syariah, terdapat kemungkinan adanya pendapatan yang tidak sesuai dengan prinsip syariah. Tetapi investor tidak perlu khawatir, karena pendapatan yang tidak sesuai dengan prinsip syariah tersebut akan dikeluarkan dari portofolio reksa dana dan disalurkan serta digunakan untuk kepentingan umum,” ujarnya.
“Untuk program penyaluran dana purifikasi ini kami bekerja sama dengan Yayasan Dompet Dhuafa Republika (Dompet Dhuafa). Pengalaman Dompet Dhuafa selama lebih dari 20 tahun di filantropi Islam sangat membantu kami dalam menyalurkan dana purifikasi ini ke pihak yang tepat,” imbuhnya.














