Tidak hanya menambah investasinya di Indonesia, pembangunan pabrik baru tentunya akan menambah karyawan baru serta meningkatkan jumlah dan kepemilikan pemasok (supplier) lokal dalam kegiatan produksinya.
Menperin menegaskan, Pemerintah Indonesia sangat mendukung upaya PT IAMI yang kendaraan produksinya tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri tetapi juga akan dipasarkanke berbagai negara tujuan ekspor di dunia.
“Langkah tersebut sangat sejalan dengan kebijakan pengembangan industri ototmotif yang dikehendaki Pemerintah Indonesia. Oleh karena itu, saya meminta supaya Isuzu dapat mengekspor lebih dari 50% produk yang dihasilkan,” harap Menperin.
Hal ini penting dilakukan karena selain dapat mempercepat pengembalian investasi yang telah ditanamkan oleh Isuzu Astra Motor Indonesia, juga dapat membantu Indonesia mengurangi defisit perdagangan otomotif.
Menperin juga menegaskan, investasi di sektor industri otomotif terus mengalami peningkatan. Tingginya minat investasi menandakan bahwa iklim investasi di Indonesia sudah semakin baik dan telah mampu bersaing dengan negara-negara produsen otomotif lainnya di ASEAN.
Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia terus bertekad untuk menjaga, meningkatkan dan menyempurnakan iklim investasi yang kondusif sehingga para investor memiliki kepastian berusaha yang lebih baik dalam menyusun pengembangan industrinya secara lebih terukur dan terencana.














