JAKARTA – PT Adhi Karya (ADHI) dipercaya sebagai kontraktor pelaksana melalui konsorsium Shimizu Adhi Karya Joint Venture (SAJV) untuk Paket Kontrak CP202. Pembangunan transportasi publik, MRT Jakarta Fase 2A menjadi salah satu proyek konstruksi yang menantang di Indonesia saat ini.
Menurut Rozi Sparta, Sekretaris Perusahaan ADHI, dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (15/7/2025), proyek MRT Jakarta Fase 2A CP202 ini mencakup pembangunan tiga stasiun bawahtanah—Harmoni, Sawah Besar, dan Mangga Besar—serta dua terowongan penghubung di kedalaman hingga 27 meter, menjadikannya sebagai terowongan kereta bawah tanah terdalam di Indonesia.
Rozi menjelaskan, lokasi proyek yang berada di jantung Ibu Kota dengan lalu lintas padat memiliki sejumlah tantangan teknis yang beragam. Seperti kondisi koridor yang sempit, ruas jalan yang dipisahkan oleh Sungai Ciliwung, jenis tanah soft soil di area pembangunan, berada di kawasan cagar budaya (heritage).
Selain itu, tantangan lain yakni pembangunan stasiun yang dipadukan dengan pengembangan kawasan berorientasi transit, serta integrasi dengan moda transportasi lain, interkoneksi dengan bangunan sekitar, dan revitalisasi trotoar. Kondisi tersebut menjadikan fase ini sebagai pekerjaan konstruksi yang kompleks.












