LABUAN BAJO, BERITAMONETER.COM – Hujan Angin yang melanda sejumlah daerah di Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) banyak memakan korban.
Di Kabupaten Manggarai Barat, sejumlah bangunan milik masyarakat dan fasilitas umum rusak berat disapu angin.
Di Wilayah Golo Mori, Kecamatan Komodo, sebuah gedung Sekolah Dasar Inpres (SDI) Ra’ong rata dengan tanah akibat diterjang angin kencang yang disertai hujan pada Senin (9/3).
Material atap seng tampak terlepas dan berserakan di area halaman sekolah.
Demikian juga dengan tiang-tiang penyangga kayu bangunan tersebut patah dan hancur berantakan.
PLT Kepsek SD Inpres Ra’ong, Abdul Asmin membenarkan peristiwa bencana alam yang menimpa lembaga pendidikan yang dipimpinnya tersebut.
“Kejadiannya pukul 05.00 pagi setelah sholat subuh. Angin kencang disertai hujan lebat membuat bangunan sekolah rubuh,” ujar Abdul Asmin saat dikonfirmasi sembari menambahkan terdapat tiga ruangan yang mengalami kerusakan total.
Akibat peristiwa naas tersebut, proses KBM pun terganggu.
Dua dari tiga ruangan yang rusak merupakan ruangan belajar siswa.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Dihubungi melalui telpon selulernya, Kepala Dinas Pendidikan Manggarai Barat, Yohanes Hani membenarkan bencana tersebut. Meski belum bisa mendatangi lokasi kejadian karena banjir, Hani memastikan bahwa KBM tetap berjalan normal.














