“Proses KBM berjalan normal karena masih ada gedung lain yang tidak ikut ambruk. Gedung yang ambruk tersebut selama ini dipakai untuk tempat pertemuan, ruangan olahraga dan tempat penyimpanan kursi-meja,” kata Kadis PKO Mabar kepada BERITAMONETER.COM.
Hingga saat ini, Badan Bencana Alam Daerah dan Dinas Pendidikan Mangarai Barat belum berhasil mendatangi lokasi karena wilayah tersebut masih diguyur hujan hingga menyebabkan banjir.














