JAKARTA-Indonesia menjadi surga bagi pakaian bekas impor ielegal. Serbuan baju bekas impor semakin mencemaskan pertekstilan lokal mati suri. Tak kuat membendung serbuan pakaian bekas yang semakin menggila, para pengusaha tekstil yang tergabung dalam Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) mengadu ke Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (7/10).
Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin mengaku para pengusaha tekstik mengeluhkan banjirnya pakaian impor yang masuk secara illegal. Karena itu, permasalahan ini harus diatasi bersama. “Dari mendengar keluhan-keluhan mereka kita harap hal ini dapat menyelesaikannya,” jelas Saleh.
Namun yang lebih penting dari itu, kedatangan pengusaha ini untuk membahas tentang permasalah di industri tekstil guna meningkatkan iklim produksi tekstil di Indonesia. “Pemerintah ingin agar industri tekstil kita dapat terus eksisdan bisa terus meningkatkan produktifitasnya,” tuturnya.
Sementara itu Ketua API Ade Sudrajat mengemukakan, kondisi saat ini sangat sulit bagi pengusaha karena pasar domestik yang dipenuhi oleh barang impor, apalagi masih ditambah masuknya barang impor secara ilegal.“Dengan harga yang lebih rendah (tekstik impor) dari harga pasar tentu saja ini menurunkan daya saing bagi pengusaha,” jelas Ade.















